Cinta diatas Sajadah


Catatan Harian Santri

“Cinta di atas sajadah” 1

Di sebuah desa di jawa timur, hiduplah seorang gadis solihah, yang sangat baik budi pekerti serta tutur katanya. Bukan itu saja iman dan ketaqwaan nya kepada sang pencipta dan ia memiliki paras yang cantik lahir dan batin. Subhanallah…
Sebut saja Aisyah… ia hanya tinggal bersama ibunya, karena ayahnya telah lama meninggal.
Dia sangat berbakti kepada ibunya. Tak pernah sedikitpun ia melukai hati sang ibu…
Mereka tinggal dengan keadaan ekonomi yang pas pasan. Walau demikian Aisyah dan Ibunya tak pernah sedikit pun mengeluh dengan apa yang telah Allah anugrahkan pada mereka, meski hanya menjadi petani tapi Aisyah dan Ibunya selalu bersyukur, karena di luar sana masih banyak orang yang hidupnya lebih kekurangan daripada mereka.
Mereka pun tak lupa selalu berbagi dengan sesama, dengan orang orang yang membutuhkan, dengan anak yatim piatu, di kala mereka sedang di beri rizki lebih oleh Allah.

Di sisi lain, hidup lah…

View original post 2,858 more words

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s